Ekspor Durian Menjanjikan ke Tiongkok

Ekspor Durian Menjanjikan ke Tiongkok

Diposkan: 25 Jan 2018 Dibaca: 40 kali


ukmkotamedan,

Kabar gembira bagi petani durian di Indonesia, khususnya Sumatera Utara. Komoditas buah berduri ini ternyata, memiliki pasar yang sangat menjanjikan di Tiongkok. Namun, sayangnya produk asal Indonesia belum mampu menembus pasar,  karena terkendala tehnologi. Sementara seluruh import buah durian Tiongkok masih dikuasi Malaysia dan Thailand.

Konsul Republik Rakyat Tionghoa di Medan, Sun Ang, pada acara paparan China International Import Expo, Selasa (23/1/2018) mengatakan potensi pasar untuk komoditas ini sangat menjanjikan, apalagi dengan jumlah penduduk 1,3 miliar jiwa. Untuk tahun 2018 saja, diperkirakan pasar konsumsi untuk buah berduri ini mencapai 5,8 trilius $US.

“Saya kira durian bisa eksport ke Tiongkok. Pasarnya sangat potensi. Saya pernah ke Sibolang untuk makan diurian. Disana ada durian yang bermacam-macam,saya merasa kualitasnya sangat baik dan enak,”ujar  Konsul RRT, Sun Ang.

Sun Ang pun mengatakan di Tiongkok tidak bisa bertanam durian. Sehingga jika ada buah durian yang ditemukan dipasaran, semuanya merupakan produk import. “Orang di Tiongkok sangat suka durian,”ujarnya.

Durian ini selain dikonsumsi sebagai buah juga diolah menjadi beragam makanan seperti pancake, pizza. Dia pun berharap, pengusaha dari Indonesia bisa memasok durian ini ke Tiongkok. Terlebih dengan adanya menurut perjanjian antar Tiongkok dengan Asean,yang memberikan kemudahan untuk produk khas.

“Sekarang ini, ada kabar baik bagi pelaku usaha untuk produk khas. Sebab menurut perjanjian antar Tiongkok dengan Asean, kalau produk khas seperti durian kalau ekspor ke Tiongkok bebas pajak,”ujarnya.

Namun sambungnya, untuk bisa masuk ke Tiongkok, durian asal Indonesia  harus mengunakan tehnologi dalam memanen buahnya. “Kami tahu durian di Indonsesia termasuk Sumut berkualitas tinggi, dan kuantitasnya juga besar.Tapi buah durian di pasar Indonesia itu, biasanya matang dipohon. Ini menjadi salah satu kendala,”terangnya.

Dia pun menjelaskan, buah durian yang matang dipohon ini, membuat tingkat daya tahan saat dilakukan pengiriman atau transporsi tidak bisa lama. Sehingga jika dikirim ke Tiongkok, duriannya sudah terlalu matang, dan tidak enak lagi dikonsumsi.

Berbeda dengan Thailand dan Malaysia sistem panennya sudah menggunakan tehnologi. Buah durian di negara tersebut, sebelum matang sudah dipanen dan dikirim ke Tiongkok. Sehinggga sampai ke pasar Tiongkok, sudah matang. “Tapi sekarang ini di Indonesia belum ada tehnologi seperti itu,”ujarnya.

Oleh karenanya, dalam Import Expo yang akan digelar nanti, pihaknya berharap ada perusahaan di Indonesia ikut, sehingga bisa melihat potensi yang ada. Sekaligus sekaligus mencari tehnologi yang dapat digunakan untuk membuka pasar buah durian ke Tiongkok. (ukm01)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2018. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved