Febri Berkerasi dengan Sabuk dan Ijuk

Febri Berkerasi dengan Sabuk dan Ijuk

Diposkan: 21 Apr 2018 Dibaca: 5 kali


UKMKOTAMEDAN.COM-MEDAN

Kreativitas akan memberika nilai ekonomis. Ini juga yang lakukan Febri Yunarto yang berinovasi dengan ijuk dan sabuk kelapa. Ditangannya, keduanya, bisa menghasilkan nilai yang berlipat-lipat. Dibandingkan produk yang sederhana dan dipasarkan diharga ribuan rupiah hingga belasan ribu.  Bagaimana tidak, sabut kelapa dan ijuk tersebut dibuat menjadi sebuah kerajinan replika dan lukisan yang begitu orisinal dan memikat.

‪“Ada dua produk kreatif yang saya hasilkan dari sabut kelapa ini. Yang satu berbentuk replika, dan kedua lukisan,”ujar Febri, Sabtu (21/4/2018). Febri menuturkan, awal memulai usaha ini karena sikat dari sabut kelapa mulai tergantikan dengan yang berbahan dasar plastik. Hal ini otomatis berimbas bagi penghasilan perajin di daerah tempat tinggalnya.

Kondisi ini membuatnya miris. Sehingga terinspirasi membuat produk yang unik, namun bernilai tinggi dibandingkan produk sebelumnya. Kemudian dia memiliki ide untuk membuat replika agar pengrajin. Hal ini sudah dilakoninya sekira dua tahun terakhir. “Kalau yang lukisan saya mulai sejak awal tahun 2016. Salah satu kerabat saya mengatakan sisa sampah dari replika sangat sayang kalau dibiarkan begitu saja, akhirnya saya berpikir untuk membuat lukisan,” ujarnya.

Dalam memperkenalkan karyanya ini,  Pebri mengaku dilakukannya dengan  mengikuti pameran. Seperti yang diadakan Dinas Koperasi dan UKM  Deli Serdang maupun Bank Sumut. "Karena saya kebetulan, UKM binaan  Dinas koperasi dan UKM Deli Serdang dan Bank Sumut,"ujarnya.

Dalam berproduksi, Febri masih turun sendiri dalam membuat karya dari sabuk dan ijuk ini. Namun jika orderan banyak, Febri  meminta bantuan kepada pekerja lain. Untuk harga replika dan lukisan juga cukup bervariasi. Mulia Rp 75.000 hingga jutaan.

Disela-sela kesibukannya membuat lukisan sabut kelapa dan  ijuk serta replika, Febri juga memberikan pelatihan ke sekolah-sekolah dan juga dharma wanita. Bahkan kedepan, dia juga berencana akan memberikan pelatihan  buat kaum difable dan panti rehabilitasi.Dia mengaku optimis dengan setiap karyanya ini. Sebab lukisan sabut kelapa dan ijuk ini untuk bahan baku cukup banyak tersedia. "Karena bahan dasarnya dari hasil pohon kelapa dan pohon aren,"ujarnya. (UKM01)
 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2018. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved