Kesadaran Meningkat, 73 IKM Dapat Sertifikat Halal

Kesadaran Meningkat, 73 IKM Dapat Sertifikat Halal

Diposkan: 31 Jan 2018 Dibaca: 143 kali


ukmkotamedan,

Kedasaran pelaku usaha, akan sertifikat halal semakin meningkat. Ini terbukti pada penyerahan sebanyak 73 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Sumatera Utara mendapatkan sertifikat halal dari Lembaga Pengkajian Pangan Obat-Obatan dan Kosmetik (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut, Senin (29/1/2018).

Penyerahan sertifikat ini diberikan Direktur LPPOM MUI Prof Basyarudin MS yang dihadiri Ketua Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut, Abdullah Syah, Sekretaris LPPOM MUI, Retni Kustiyah Ati, Bendahara LPPOM MUI Sumut, Syahlan Jukhri Nasution, Dinas Perindustrian dan Perdangaan Sumut, serta sejumlah tamu dan undangan lainnya.

Sertifikat yang diberikan bagi pelaku usaha ini merupakan program kerjasama LPPOM MUI Sumut dengan Dinas Perindustrian dan Perdangan Sumatera Utara, Dinas Tenaga Kerja Tebing Tinggi serta Dinas Perindustrian Gunung Sitoli.

Dijelaskannya, jika di tahun 2017 misalnya melalui program Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Utara, hanya 25 IKM, namun diawal tahun 2018 ini setidaknya mengalami peningkatan lebih dari 100%, dari dinas yang sama. “Kalau Dinas Perindustrian dan Perdangana tahun lalu itu hanya  ada 25 IKM saja, dan tahun ini sudah 64 IKM,”ujar Sekretaris LPPOM MUI, Retni Kustiyah Ati.

Selain itu, melalui Pemda Kota Tebingtinggi sebanyak 7 IKM  yang mendapatkan sertifikat halal. “Kota Tebingtinggi ini, merupakan yang pertama kali. Sebelumnya belum pernah,”ujarnya, selain itu dari Kota Gunungsitoli 2 sebanyak IKM yang mendapatkan sertifikat halal ini.

Dia menambahkan, penyerahan sertifikat halal ini, merupakan yang pertama kali kita keluarkan di tahun 2018. Dari 73 IKM tersebut, 90% diantaranya merupakan pelaku usaha yang baru pertama kali mendapatkan sertifikat halal. Sedangkan produk tersebut berupa kuliner baik makanan dan minuman. Beberapa diantaranya bubuk andaliman, dari samosir. Halua, gula semut, makanan ringan minuman, sirup.

Retni menyebutkan sertifikat yang diberikan pendanaannya berasal dari pemerintah setempat. “Sertifikat halal ini diberikan secara gratis, melalui program pemerintah,”ujarnya. Selain penyerahan sertifikat halal, kegiatan ini juga dirangkai dengan penandatangan MoU LPPOM MUI dengan tiga organisasi berbeda masing-masing Ash Shaf, Badan Musyarawah Masyarakat Minang (BM-3) serta Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT).(ukm01)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2018. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved