Kreatif Karya Kun Art Bernilai Ekonomis

Kreatif Karya Kun Art Bernilai Ekonomis

Diposkan: 19 Apr 2018 Dibaca: 8 kali


UKMKOTAMEDAN.COM-MEDAN

Dengan kreatifitas dan inovasi, ditangan Aradi limbah yang lazimnya dibuang dan tidak bernilai ternyata menjadi sesuatu yang istimewa. Bagaimana tidak limbah tersebut bisa disulap dengan karya unik dan menarik yang bernilai ekonomis.

Sebenarnya, hal ini sudah dijalani Aradi, sejak 14 tahun terakhir. Selama itu pula pemilik Kun Art Galery ini bertahan dan terus berkarya dengan beragam produk kreatif. Beragam bahan baku limbah yang dimanfaatkannya seperti kayu, yang dipadukan limbah lainnya seperti kulit telur, kaca, ranting kayu, kayu ataupun triplek sisa dari pabrik sebagai bahan bakunya.

Hasilnya, sungguh menakjubkan. Bagaimana tidak karyanya memiliki nilai seni yang tinggi dan elok dipandang. Sejumlah kerajinan hasil karya Kun Art seperti  kotak tissu, frame foto, kotak pensil, cermin batu alam, cermin kayu manis, vas bunga dan kotak hias, pernak pernik souvenir. Belakangan Aradi menghadirkan inovasi produk  untuk keperluan interior ruangan.

Karya uniknya itu seperti meja,  cermin berdiameter 85cm dan peta indonesia. Namun umumnya, karya untuk interior ruangan ini masih berdasarkan orderan. Termasuk salah satunya, sangkar burung, peta Indonesia yang merupakan orderan salah satu cafe di Jalan Perjuangan.

Ditemui di rumah produksi Kun Art, Jalan Danau Singkarak Gang Madrasah,Kamis (19/4/2018) Aradi yang selalu mengandalkan bahan baku limbah ini menyebutkan terus menghadirkan inovasi dan berani menerima tantangan sehingga membuatnya mendapatkan tempat di hati konsumen.

Dalam proses pembuatan setiap karyanya, Aradi menuturkan hampir sama antara satu produk dengan lainnya. Karena selalu memadukan kulit telur atau kaca dengan  triplek.  Bahkan sejumlah karyanya ini dikemas dengan sentuhan bongkar pasang. Sehingga mudah dibawa kemana pun. Termasuk dengan meja, sangkar burung yang diproduksinya.

"Karena konsepnya yang bongkar pasang, kakinya bisa diangkat dan dilipat,"katanya. Dalam proses pembuatan satu karya, Aradi membutuhkan waktu setidaknya satu minggu. Tergantung tingkat kesulitan serta kondisi cuaca. (UKM01)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2018. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved