Lidya Tinggalkan Pegawai Pilih Fokus dengan Bisnis

Lidya Tinggalkan Pegawai Pilih Fokus dengan Bisnis

Diposkan: 08 Apr 2018 Dibaca: 136 kali


UKMKOTAMEDAN.COM-MEDAN

Untuk memiliki penghasilan tidak melulu harus menjadi seorang karyawan ataupun Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ini dibuktikan Lidya Gabe yang memilih resign tahun 2016 dari pekerjaannya sebagai tenaga pengajar mata kuliah kewirausahaan di salah satu lembaga pendidikan dan pengembangan profesi kemudian fokus mengembangkan bisnis tas kulit produksi rumahan.

“Awalnya, saya mau membangun bisnis sekaligus untuk membuka pola pikir mahasiswa. Saya ingin merangkul generasi mudah untuk berwirausaha. Karena, tidak selamanya kita harus menjadi pegawai,”ujar pemilik usaha Lidya Collection yang beralamat di Jalan Bilal Ujung 169 Kecamatan Medan Timur ini, Minggu (8/4/2018).

Selama mengajar sebutnya dia selalu berupa mengubah mindset anak didiknya agar termotivasi menjadi seorang wirausaha. Disisi lain, dia juga terus mengembangkan dan membangun usaha dengan branding Lidya Collection yang dirintisnya tahun 2013 dengan investasi Rp 5 juta yang semuanya produksi sendiri.

Gayung bersambut, ternyata karya-karyanya mendapatkan respon positif dari pasar.  Beragam tas kulit yang diproduksi dengan bahan baku  kulit seperti ular, biayak, dan ikan pari ternyata diminati masyarakat. Tidak heran orderan terhadap produk lokal dengan kualitas eksport terus berlanjut hingga kini. Usaha yang dirintis dari nol ini pun berkembang seiring perjalanan waktu.

Diawal membangun usaha ini, Lidya menuturkan bekerjasama dengan temannya yang memiliki perusahaan pabrik kulit. “Kenapa saya pilih fashion kulit, ini berawal ketika browsing di internet dan kebetulan ada teman yang punya perusahan pabrik kulit. Jadi kita buat kerjasama,” kata Lidya diawal membangun usaha tersebut mendesain sendiri model dan warna tas yang akan dibuat.

Diawal memulai usaha tersebut, dia mengaku menggunakan dan memperkenalkannya karyanya kepada khalayak ramai. “Ternyata apa yang saya pakai disukai orang. Dan sekarang keterusan,”ujarnya dan karyanya ini dilirik ibu-ibu pejabat dan pegawai BUMN.

Selain tas, Lydia juga memproduksi beragam produk lainnya, dompet, sendal, sepatu, tali pinggang, aksesoris, bando.  “Dari sejumlah produk kita, memang yang lebih banyak itu masih di tas saja dengan menggunakan bahan baku kulit ular. Sedangkan yang lainnya, diproduksi tergantung orderan saja,” katanya yang melirik pangsa pasar ekonomi menengah ke atas ini.

Lidya mengklaim produk berkualitas eksport, karena bahan baku yang digunakannya benar-benar yang berkuliatas. Ditambah lagi tenaga sumber daya manusia yang profesional. Sehingga bagi yang ingin mendapatkan produk terbaik, tidak perlu harus belanja ke luar kota atau ke luar negeri. Tidak hanya sekedar memasarkan produk, Lidya juga ternyata menerima tempahan atau orderan konsumen sesuai dengan selera. "Kita tetap terima orderan, sesuai mode dan selera konsumen,"tandasnya. (UKM01)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2018. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved